Sabtu, 21 Januari 2012

Pelabuhan 8 (Karya Samsudin Adlawi)

ini puisi yg tadi aq baca wktu lomba..


Kapal yang dipecah badai
tadi malam telah kembali
sandarkan penumpang tanpa nadi
tanpa kepala tanpa tangan tanpa kaki

mayat-mayat itu gelimpang
di serakan ikan yang lepas
ombak terakhir yang hempas

di atas pasir yang panggang
ikan-ikan itu menggelepar
muntahkan kaki
muntahkan tangan
muntahkan kepala

kaki-kaki itu berjalan lalu
menempel di onggokan badan
tangan-tangan itu merangkak lalu
menempel di onggokan badan
kepala-kepala itu melayang lalu
menempel di onggokan badan

mayat-mayat itu bernadi lagi
geleparkan ikan di atas kuali
sajian pesta di malam sunyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages