Selasa, 25 September 2012

MEMBAYANGKANMU

Pena ini menuntunku 
menuntunku tuk melihat bayanganmu 
HANYA bayanganmu 
Sungguh, ini hal termudah dalam hidupku 
karena sebenarnya, 
tanpa pena saja aku sudah mampu melakukannya 
Pejamkan mata, 
meski dalam gelap, 
meski tanpa berharap, 
bayanganmu selalu datang... 

Pena ini tetap menuntunku 
menuntunku tuk mengingat kembali 
masa-masa yang takkan dapat terbeli 
Hei, tahukah kau? 
mengingat sama saja membayangkan 
tanpa sadar aku membayangkanmu lagi... 

Pena ini menuntunku 
menuntunku tuk merangkai namamu 
tapi, tahukah kau? 
merangkai berarti harus mengingat, 
tanpa sadar bayanganmu menghantuiku lagi... 

Pena ini masih ingin menuntunku 
tapi tintanya habis 
Itukah makna tersirat yang mengharuskanku 
berhenti membayangkanmu? 
ah, tenang saja... 
Aku bukan pena 
Ingatanku tak seperti tinta yang cepat habis 
karena itu, 
Aku masih ingin membayangkanmu...

G A L A U ?

awalnya semua biasa saja
tapi suka tidak suka
dan entah sejak kapan
degup si jantung hati makin kencang
harapan kosong tanpa sadar terbentuk
di anomali alam sadarku
aku tak mengenalmu
bahkan kau sama sekali tak mengenalku
dengan SANGAT SADAR,
aku tahu seharusnya hal ini tak boleh menimpaku
          perasaan semacam ini 
          selalu membuat manusia jadi bodoh! 
tapi untuk menahannya,
seperti melubangi dadaku

awalnya susah!

dan hal yang (baru) kutahu,
            ada kosong yang menyiksa dari dalam diriku
            sungguh bertepuk sebelah tangan adalah DERITA...

C I N T A

Saat malam datang
dia buaiku dalam lelap
cahaya bulan seolah menyibak dingin
yang menghantuiku
Dalam lelap kulukiskan wajahmu
di kanvas mimpi
Semuanya begitu!
malah tiada ingin ku terjaga dari mimpi
dan bila (mungkin) ku terjaga, ku ingin kau ada
di depan mataku

Saat mentari bersinar
aku takkan putus asa
aku yakin cintamu kan hangatkanku
Ketika bulan tak bisaberikan sinarnya,
aku yakin cintamu kan terangiku di saat malam datang
Saat angin tak bisa berikan kesejukan,
aku yakin cintamu kan slalu ada
di mana ku berpijak
Karena ku yakin,
kaulah bunga hatiku
nan slalu ada di lubuk hatiku...

Tanpa Judul (3)

Dalam malam ku terdiam menanti datangnya rembulan
Dalam gelap ku meronta mencari seberkas cahaya
kini kutemukan cahaya hidupku
yang lama kunanti tlah berdiri di depanku
Kini tlah kutemukan sesuatu
dan kini, semua ada di dirimu!

Kau cahaya hatiku
uang slalu terangi hidupku
Kau matahari
yang terus menyinariku
Tetaplah bersinar, terangi hatiku.. 

ku tak ingin kau padamkan sinarmu...

Tanpa Judul (2)

saat mata tlah terpejam, 
merasakan rindu yang tlah lama terpendam, 
akankah rasa ini tlah engkau buang? 
akankah rasa ini tak engkau tuang? 

Aku hanya berharap, 
mengertilah oh kasih... 
cintaku padamu tak selamanya kurasakan! 
cobalah tuk mengerti! 
aku masih di sini... 
aku masih menunggumu... 
selamanya tetap begini 

itukah maumu? 

Tanpa Judul

Aku seperti berjalan di kegelapan malam
tanpa tahu tujuan
terasa begitu kesepiannya aku dan berhampaan jiwa ini
tak dapat terkuburkan lagi...

Malaikat cintaku yang bernama rindu menjadi sedimikian menyebalkannya
Bunga yang tadinya terlihat indah kini malah sangat
menyiksa!

Seperti itukah perjalanan cintaku?
begitu menyakitkan...

Jumat, 07 September 2012

Sandiwara?

aku tau 
kau tau 
dia tau 
mereka tau 
Jelas bukan?
 Semuanya tiada tabu 
bagiku 
bagimu 
baginya 
bagi mereka 
Jadi sudahlah! 
tak perlu kau bersusah-susah 
buatku tersenyum senang, 
ceria, 
bahagia, 
seolah semua tak terjadi apa-apa 
seolah tak ada yang salah 
seolah semua sah-sah saja 
seolah kau, tak tau bahwa 
aku kecewa 


29082012, Firda_dopiR 

Pages