rembulan mengasingkan diri dari ratapan malam
kecewa,
cahayanya yang kala itu purnama
dibalas dengan lolongan Serigala
Jadi tak perlu kau bawa penyesalanmu
yang ternyata hatinya dusta
Aku bukan Bidadarimu!
Wajahmu yang rupawan
menjadikanmu tampan dan menawan
Tapi aku terlanjur luka, Pangeran!
Sejak saat itu
Kubiarkan hati dipasung sunyi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar