Selasa, 25 September 2012

MEMBAYANGKANMU

Pena ini menuntunku 
menuntunku tuk melihat bayanganmu 
HANYA bayanganmu 
Sungguh, ini hal termudah dalam hidupku 
karena sebenarnya, 
tanpa pena saja aku sudah mampu melakukannya 
Pejamkan mata, 
meski dalam gelap, 
meski tanpa berharap, 
bayanganmu selalu datang... 

Pena ini tetap menuntunku 
menuntunku tuk mengingat kembali 
masa-masa yang takkan dapat terbeli 
Hei, tahukah kau? 
mengingat sama saja membayangkan 
tanpa sadar aku membayangkanmu lagi... 

Pena ini menuntunku 
menuntunku tuk merangkai namamu 
tapi, tahukah kau? 
merangkai berarti harus mengingat, 
tanpa sadar bayanganmu menghantuiku lagi... 

Pena ini masih ingin menuntunku 
tapi tintanya habis 
Itukah makna tersirat yang mengharuskanku 
berhenti membayangkanmu? 
ah, tenang saja... 
Aku bukan pena 
Ingatanku tak seperti tinta yang cepat habis 
karena itu, 
Aku masih ingin membayangkanmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages