karena hati takkan merasa bahagia
Gagal itu, kecewa
karena pasti takkan ada rasa puas di dalamnya
Gagal itu, derita
Gagal itu, marah
karenanya, hanya ada rasa sesak teramat sangat yang berkecamuk dalam dada
Gagal itu, penyesalan
karena otak terus bertanya-tanya, "Mengapa tak kulakukan hal yang benar?"
Gagal itu, salah
karena batin kan selalu mengucap kata "maaf"
Gagal itu, kalah
karena mata rak pernah melihat kemenangan di dalamnya
Gagal itu, iri
karena jiwa kan cemburu pada mereka yang berhasil
Gagal itu, tetap Gagal
karena hati merasa gagal takkan pernah jadi sebuah keberhasilan
Tapi,
Gagal bisa jadi suka
di saat orang tercinta menghibur jiwa
Gagal bisa jadi kepuasan,
saat batin berkata, "aku sudah berusaha maksimal"
Gagal bisa jadi cerita
di saat kesengsaraan itu kau jadikan pengalamanGagal bisa jadi percaya
saat rasa dalam dada bergejolak dalam dada bergejolak dan berteriak, "Aku Pasti Bisa!"
Gagal bisa jadi keteguhan
saat pikiran terpusat pada satu kalimat, "Aku kan mencobanya lagi"
Gagal bisa jadi "benar"
saat hati menyadari dan mengakui "di atas langit masih ada langit"
Gagal bisa jadi berhasil
saat kau menjadikannya motivasi dan terus mencoba lagi
Gagal bisa jadi simpati
saat jiwa mau dan mampu berbesar hati serta berkata "selamat" kepada mereka yang berhasil
Dan Gagal memang "Gagal"
menghaluskannya menjadi "kesuksesan yang tertunda"
adalah hal paling tepat
karena itu kan membuatmu percaya
bahwa dari sebuah kegagalan,
kau pasti kan mendulang keberhasilan
di kesempatan selanjutnya dan kesempatan lainnya
Tetap semangat,
Tetap belajar
karena aku, kau, dan mereka pasti pernah
merasakan jatuh dan gagal~
Banyuwangi, 25112012-14:00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar