Kamis, 27 Desember 2012

G A G A L

Gagal itu, duka
  karena hati takkan merasa bahagia
Gagal itu, kecewa
  karena pasti takkan ada rasa puas di dalamnya
Gagal itu, derita
  karenanya, kau pasti kan merasa sengsara
Gagal itu, marah
  karenanya, hanya ada rasa sesak teramat sangat yang berkecamuk dalam dada
Gagal itu, penyesalan
  karena otak terus bertanya-tanya, "Mengapa tak kulakukan hal yang benar?"
Gagal itu, salah
  karena batin kan selalu mengucap kata "maaf"
Gagal itu, kalah
  karena mata rak pernah melihat kemenangan di dalamnya
Gagal itu, iri
  karena jiwa kan cemburu pada mereka yang berhasil
Gagal itu, tetap Gagal
  karena hati merasa gagal takkan pernah jadi sebuah keberhasilan


Tapi,
Gagal bisa jadi suka
  di saat orang tercinta menghibur jiwa
Gagal bisa jadi kepuasan,
  saat batin berkata, "aku sudah berusaha maksimal"
Gagal bisa jadi cerita
  di saat kesengsaraan itu kau jadikan pengalaman
Gagal bisa jadi percaya
  saat rasa dalam dada bergejolak dalam dada bergejolak dan berteriak, "Aku Pasti Bisa!"
Gagal bisa jadi keteguhan
  saat pikiran terpusat pada satu kalimat, "Aku kan mencobanya lagi"
Gagal bisa jadi "benar"
  saat hati menyadari dan mengakui "di atas langit masih ada langit"
Gagal bisa jadi berhasil
  saat kau menjadikannya motivasi dan terus mencoba lagi
Gagal bisa jadi simpati
  saat jiwa mau dan mampu berbesar hati serta berkata "selamat" kepada mereka yang berhasil

Dan Gagal memang "Gagal"
menghaluskannya menjadi "kesuksesan yang tertunda"
adalah hal paling tepat
karena itu kan membuatmu percaya
bahwa dari sebuah kegagalan,
kau pasti kan mendulang keberhasilan
di kesempatan selanjutnya dan kesempatan lainnya

Tetap semangat,
Tetap belajar
karena aku, kau, dan mereka pasti pernah
merasakan jatuh dan gagal~

Banyuwangi, 25112012-14:00

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages