lelah menurnkan bulirnya
membuatku tetap
terpaku
membisu
dalam kerinduan
yang tak tentu
dinginnya meresap
hingga tulanng belulangku
tiada ampun
ia semakin menusukku
semakin jauh
dalam rindu
hujan, dingin, dan keindahannya
selalu kuingat kau
kala mereka datang,
kau tersenyum
kau bahagia
kau yang hangat
saat kita mengeja kata cinta
yah,
kau seperti hujan
sempurna di setiap tetesnya
mengalirkan kesejukan dalam cinta
Aku merindukanmu,
merindukan hangatmu
Banyuwangi, 05112012 - 23:06
Tidak ada komentar:
Posting Komentar